SIAMWIN555 : Dalam beberapa tahun terakhir, dunia parfum semakin ramai dengan kemunculan berbagai rilisan dari brand fashion terkenal. Salah satu merek yang terus mencuri perhatian para pencinta wangi adalah Zara. Meskipun dikenal sebagai brand fashion, lini parfum Zara sering kali menjadi kejutan menyenangkan karena menghadirkan aroma berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan parfum desainer. Dua varian yang belakangan ramai dibicarakan adalah Zara Green Savage dan Zara Blue Spirit. Meski berada dalam kategori yang sama sebagai parfum pria, keduanya menghadirkan karakter aroma yang berbeda dan mampu memenuhi preferensi penciuman yang beragam.

Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai kedua parfum tersebut—mulai dari aroma, ketahanan, karakter pemakai, hingga kesan keseluruhan. Tujuannya adalah memberikan gambaran lengkap bagi kamu yang penasaran atau sedang mempertimbangkan untuk membeli kedua parfum ini, baik untuk dipakai sendiri maupun sebagai hadiah untuk orang lain.
Desain Botol dan Kesan Pertama
Zara selalu mengusung desain minimalis untuk parfum-parfumnya, dan hal yang sama juga terlihat pada Green Savage serta Blue Spirit. Kedua parfum hadir dalam botol kaca tebal dengan bentuk persegi sederhana. Perbedaannya terletak pada warna cairan dan label yang menempel.
Zara Green Savage memiliki tampilan modern dengan label berwarna hijau gelap yang memberi kesan segar namun tetap maskulin. Sementara itu, Zara Blue Spirit menggunakan warna biru lembut yang mencerminkan kesan airy, bersih, dan tenang. Desain ini tampak sederhana, tetapi cukup premium ketika digenggam.
Tutup botol dari keduanya juga terasa kokoh, tidak ringkih, dan semprotan atomizernya cukup halus sehingga memudahkan dalam mengatur intensitas pemakaian. Dari sisi tampilan saja, kedua parfum ini sudah cocok untuk disimpan dan dipamerkan di rak koleksi.
Aroma Zara Green Savage
Zara Green Savage sering disebut sebagai parfum yang memadukan kesegaran dengan sentuhan maskulinitas klasik. Saat pertama kali disemprotkan, aroma awalnya menyajikan ledakan citrus yang tajam namun menyenangkan. Aroma jeruk, lemon, dan sedikit sentuhan bergamot langsung terasa, memberikan kesan segar dan energik.
Setelah beberapa menit, aroma citrus tersebut mulai melembut dan masuk ke fase middle notes. Di tahap ini, muncul wangi herbal dan kayu, seperti lavender, rosemary, dan geranium, yang memberi kesan bersih namun tetap hangat. Perpaduan ini menghadirkan nuansa maskulin yang tidak terlalu berat namun cukup elegan untuk digunakan di berbagai suasana.
Pada fase dry-down atau akhir, Green Savage akan menampilkan karakter earthy dan woody yang lebih dalam. Notes seperti cedarwood dan vetiver muncul dengan lembut, memberikan kesan tegas namun tetap nyaman. Dry-down ini menjadikan parfumnya terasa dewasa dan cocok untuk pria yang ingin tampil rapi tanpa terkesan berlebihan.
Secara keseluruhan, Green Savage bisa dikategorikan sebagai parfum fresh–aromatic–woody, cocok untuk aktivitas harian, bekerja, ataupun hangout.
Aroma Zara Blue Spirit
Jika Green Savage hadir dengan kesegaran citrus maskulin, Zara Blue Spirit justru menawarkan transisi ke aroma yang lebih ringan, bersih, dan modern. Top notes pada parfum ini biasanya didominasi oleh aroma ozonic dan fruity. Begitu disemprotkan, Blue Spirit memberikan wangi segar seperti udara pagi, dengan sedikit sentuhan buah-buahan tropis ringan.
Setelah beberapa menit, aroma fruity tersebut menyatu dengan middle notes floral seperti jasmine atau neroli, tetapi tetap berada pada intensitas yang lembut. Blue Spirit tidak mengarah ke aroma floral yang feminin, melainkan floral yang airy, bersih, dan menyegarkan. Pada titik ini, wangi parfum mulai memberikan kesan sporty dan effortless, cocok dipakai sehari-hari.
Pada fase dry-down, Blue Spirit mengarah ke aroma musky dan sedikit woody yang tipis. Bila Green Savage selesai dengan kayu yang cukup tegas, Blue Spirit menutup dengan musk yang lembut. Inilah yang membuatnya sangat nyaman digunakan pada jarak dekat tanpa terasa mengganggu orang lain.
Kesan keseluruhannya adalah parfum fresh–clean–musky, cocok bagi mereka yang menyukai aroma bersih dan tidak ingin tampak terlalu menonjol.
Ketahanan dan Sillage
Salah satu pertanyaan paling sering muncul ketika membahas parfum Zara adalah ketahanannya. Untuk harga yang relatif terjangkau, performa parfum tentu menjadi faktor pertimbangan penting.
Pada Zara Green Savage, ketahanannya berada pada kisaran 4–6 jam, tergantung aktivitas pemakai. Bila digunakan di ruangan ber-AC, wangi kayu dan herbalnya bisa bertahan sedikit lebih lama. Sillage-nya (jejak aroma) berada pada kategori medium, cukup tercium oleh sekitar namun tidak agresif.
Sementara itu, Zara Blue Spirit cenderung memiliki ketahanan yang sedikit lebih ringan, berada pada kisaran 3–5 jam. Karena aromanya lebih bersih dan airy, wangi Blue Spirit memang tidak terlalu bertahan lama di kulit, terutama saat cuaca panas. Namun sillage-nya cukup lembut dan cocok bagi mereka yang ingin aroma subtle.
Untuk hasil yang maksimal, kedua parfum ini sebaiknya digunakan dengan teknik layering atau disemprotkan pada titik hangat seperti belakang telinga, leher, dan dalam siku.
Kapan dan Siapa yang Cocok Menggunakan?
Kedua parfum ini sebenarnya cukup fleksibel, namun masing-masing memiliki karakter yang lebih cocok digunakan pada situasi tertentu.
Zara Green Savage:
- Cocok untuk bekerja di kantor, meeting, atau acara semi-formal.
- Memberikan kesan maskulin yang rapi dan percaya diri.
- Pas untuk pria usia 18–40 tahun yang ingin tampil tegas namun tetap segar.
Zara Blue Spirit:
- Cocok untuk aktivitas santai, olahraga ringan, kuliah, atau hangout.
- Memberikan kesan bersih, rapi, dan approachable.
- Aman dipakai di ruang publik karena wanginya tidak mengganggu.
- Cocok untuk pemakai segala usia, terutama yang suka aroma ringan dan kasual.
Harga dan Ketersediaan
Salah satu alasan parfum Zara diminati adalah harganya yang ramah kantong. Green Savage dan Blue Spirit umumnya tersedia dalam ukuran 100 ml dengan harga yang jauh di bawah parfum desainer. Meski demikian, aroma dan kualitas yang ditawarkan bisa bersaing dengan parfum menengah lainnya. Hal ini membuat keduanya menjadi pilihan ideal bagi pemula maupun kolektor yang ingin menambah varian wangi dengan budget terbatas.
Zara Green Savage dan Zara Blue Spirit adalah dua parfum dengan karakter berbeda namun sama-sama mudah disukai. Green Savage hadir dengan aroma citrus–aromatic yang maskulin dan elegan, membuatnya cocok untuk digunakan pada berbagai situasi formal maupun semi-formal. Sebaliknya, Blue Spirit menawarkan aroma fresh–clean yang ringan dan nyaman, cocok untuk aktivitas harian dan suasana kasual.
Jika kamu menginginkan parfum dengan karakter tegas, slightly spicy, dan lebih dewasa, maka Green Savage bisa menjadi pilihan tepat. Namun jika kamu lebih suka aroma bersih, segar, dan tidak mencolok, Blue Spirit adalah partner terbaik untuk menemani aktivitas sehari-hari.
Pada akhirnya, kedua parfum ini menunjukkan bahwa harga terjangkau tidak selalu berarti kualitas rendah. Zara sekali lagi berhasil memberikan alternatif parfum yang terjangkau namun tetap stylish dan layak masuk dalam daftar koleksi kamu.